9 Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh

Grafik Suhu Basal Badan

Salah satu cara mengetahui masa subur adalah dengan cara mengukur suhu basal tubuh atau badan wanita yang memiliki siklus haid tidak teratur.

Suhu Basal Badan (SBB) adalah suhu dasar tubuh yang diukur saat Anda dalam keadaan istirahat penuh sebelum melakukan aktifitas apapun dipagi hari, bahkan sebelum mendirikan sholat subuh (bagi muslimah) ataupun melakukan aktifitas ringan seperti berbicara.

Perlu Anda ketahui bahwa di saat ovulasi, suhu basal badan meningkat 0,2 hingga 0,5 derajat celcius karena pengaruh hormon progesteron.

Kesalahan pada suhu basal badan yang baik sekitar 20%. Bila hasil pengukuran SBB menunjukkan pola bifasik (terdapat 2 puncak), berarti terjadi ovulasi.

Untuk lebih lengkapnya bisa Anda baca penjelasan dibawah ini yang di kutip dari buku cara cepat hamil dr. Rosdiana Ramli.

Cara Mengukur Suhu Basal Tubuh

  1. Alat-alat yang perlu disiapkan adalah: termometer dapat dibeli di apotik, alat tulis dan grafik SBB (contoh: gambar diatas).
  2. Sebelum tidur malam, atur termometer menjadi suhu normal (36 derajat celsius), dengan cara dikibas-kibaskan.
  3. Ketika Anda bangun dipagi hari, sebelum matahari terbit, sebelum Anda beraktifitas letakkan termometer dimulut Anda selama 5 menit.
  4. Selama pengukuran, jangan melakukan apapun, tetap berbaring dengan mata tertutup.
  5. Sebelum mengukur, pastikan termometer berada pada suhu 36 derajat celsius.
  6. Catat hasil pengukuran pada grafik
  7. Berikan tanda khusus pada keadaan-keadaan tertentu misalnya saat Anda demam atau stres, karena keadaan ini dapat mempengaruhi suhu basal badan.
  8. Lakukan pengukuran ini setiap hari selama 3 bulan berturut-turut.
  9. Tandai juga hari-hari dimana Anda berhubungan intim.

Pengukuran yang dilakukan teratur selama beberapa bulan berguna sebagai referensi untuk mempelajari lebih jauh tentang pola ovulasi Anda, sehingga hubungan intim dapat dilakukan pada saat-saat tersebut.

Dua metode lainnya untuk mengetahui masa subur bagi wanita dengan siklus haid tidak teratur selain mengukur suhu basal badan adalah menilai lendir mulut rahim dan pemeriksaan dengan kit ovulasi.

A. Pemeriksaan Dengan Kit Ovulasi

Kit Ovulasi

Kit ovulasi ini dapat dibeli di Apotik. Cara menggunakan alat ini sangat mirip dengan cara penggunaan alat tes kehamilan, yaitu dengan meneteskan air seni dan melihat indikatornya. Indikatornya biasanya berupa garis. Kepekaan alat ini mencapai 90% hingga 95%.

B. Menilai Lendir Mulut Rahim

Pada saat ovulasi, hormon estrogen akan mempengaruhi lendir mulut rahim sehingga menjadi lebih encer, elastis dan banyak. Ini berguna untuk mempermudah masuknya dan pergerakan sperma.

Menilai lendir mulut rahim dapat dilakukan dengan mengusap bagian dalam vagina menggunakan jari. Saat memasukkan jari, usahakan agar jari Anda mencapai mulut rahim.

Kemudian amati kekentalan lendir tersebut dengan cara meregangkan jari telunjuk dan ibu jari. Bila regangan ini mencapai 3 sampai 5 cm (encer, elastis dan banyak), maka ini menunjukkan masa ovulasi Anda.

Lendir mulut rahim sudah bisa dinilai pada hari ke-9 hingga hari ke-10 dari siklus haid, tetapi lendir ini masih kental dan tidak elastis.

Pada hari 11 hingga 13 lendir mulai banyak dan encer. Pada hari ke-14, lendir semakin elastis, encer, banyak dan jernih. Itulah masa ovulasi Anda.

Baca juga:
7 Faktor Penyebab Infertilitas Pada Pria
8 Faktor Penyebab Infertilitas Pada Wanita
Cara Menghitung Masa Subur Wanita Sistem Kalender

Semoga ulasan terkait cara menghitung masa subur yang telah kami sajikan mulai dari sistem kalender, mengukur suhu basal tubuh, serta menilai lendir mulut rahim dan pemeriksaan dengan kit ovulasi menjadi informasi yang bermanfaat bagi Anda yang ingin menjalankan program hamil.

error: Content is protected !!