Cara Mencegah Keguguran

Cara Mencegah Keguguran

Walaupun penyebab keguguran masih menjadi tanda tanya besar dalam dunia medis, namun ada beberapa tips dan cara mencegah keguguran yang ada baiknya ibu hamil mulai melakukan hal-hal berikut ini selama masa kehamilan.

Menerapkan pola hidup sehat selama menjalani kehamilan tentu hal yang sangat penting. Ibu hamil yang sehat juga akan sangat mempengaruhi kesehatan janin dalam kandungan.

Pada buku panduan ibu hamil yang di tulis oleh dr. Riyani Limoa, SpOG ada beberapa poin penting yang harus ibu hamil mulai perhatikan agar kehamilan berjalan sehat hingga proses bersalin.

Tips Mencegah Keguguran Kandungan

1. Memperhatikan asupan gizi

Perbaiki asupan gizi sejak awal kehamilan, mengkonsumsi asam folat dengan takaran wajar dapat membantu perkembangan janin dengan baik. Membatasi penggunaan vitamin A yang mengandung retinol juga dapat mencegah terjadinya keguguran.

Apabila mengalami morning sickness pada awal kehamilan maka jangan biarkan perut kosong, apalagi berpantang makan. Sebab hal itu justru akan memperparah mual dan muntah.

Wanita gemuk (obesitas) atau memiliki bobot tubuh yang sangat kurang (terlalu kurus) juga harus lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi.

Kenaikan berat badan saat kehamilan juga dapat memicu bobot bayi yang lahir nantinya. Oleh sebab itu, ikuti anjuran-anjuran yang telah diberikan oleh Piramida Pedoman Makanan.

2. Lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan

Sebelum hamil, Anda mungkin tidak terlalu memperhatikan kehigienisan atau kesehatan makanan dan minuman yang dikonsumsi. Namun ubahlah kebiasaan tersebut pada saat berencana hamil atau tengah hamil di usia muda.

Adapun beberapa makanan dan minuman yang bisa membahayakan kesehatan janin adalah sebagai berikut:

Keju lunak dan susu yang tidak menjalani proses pasteurisasi. Susu yang tidak dipasteurisasi adalah susu yang tidak mengalami proses pemanasan sebelum dikemas atau dikonsumsi.

Buah-buahan yang berbahaya seperti nanas. Mengapa banyak orang menyarankan wanita hamil untuk tidak mengkonsumsi nanas?

Hal itu dikarenakan nanas mengandung Bromelain dalam jumlah banyak. Mungkin Anda belum tahu, Apa itu Bromelain?

Bromelain adalah sejenis enzim proteolitik yang dapat memecah rantai panjang molekul protein menjadi peptida dan memecahnya lagi menjadi bagian yang lebih kecil yang di kenal dengan nama asam amino

Bukan hanya nanas, namun mengkonsumsi pepaya yang mentah atau setengah masak secara berlebihan juga berbahaya bagi keselamatan janin, sebab pepaya yang belum matang masih mengandung getah yang dapat menimbulkan kontraksi pada rahim.

3. Mengatur gaya hidup selama masa kehamilan

Selain memperhatikan asupan gizi dan pilihan makan, wanita hamil juga harus mengubah gaya hidup hidup buruk yang biasa ia lakukan.

Kebiasaan merokok bagi seorang wanita harus dihentikan selama masa kehamilan, sebab rokok dapat menjadi racun bagi janin karena akan membuat ukuran plasenta mengecil.

Ukuran plasenta yang kecil akan membuat janin mengalami kesulitan untuk menyerap gizi yang berasal dari ibunya. Dan nikotin dari rokok yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil dapat langsung termakan oleh janin.

Hentikan menggunakan Douche, tahukah anda bahwa produk ini berbahaya sebab apabila terjadi infeksi pada vagina dan terjadi penyalahgunaan, maka Douche dapat menyebabkan infeksi pada rahim.

Bahkan saat menggunakannya di akhir masa kehamilan dapat membuat cairan amnion pecah. Oleh sebab itu apabila merasakan ketidaknyamanan di daerah vagina segera hubungi spesialis kandungan.

Stop mengkonsumsi alkohol selama masa hamil, karena alkohol merupakan salah satu zat yang dapat langsung diserap oleh janin karena plasenta tak mampu mencegahnya masuk kedalam rahim.

Alkohol bukan hanya terkandung dalam minuman keras seperti bir, whisky, atau anggur. Namun juga obat-obatan yang dijual banyak di pasaran dan makanan hasil fermentasi seperti tape singkong dan tape ketan.

Selain alkohol, kafein juga merupakan substansi kimia yang pemakaiannya harus dibatasi selama masa kehamilan.

4. Peka terhadap semua tanda-tanda kehamilan yang dirasakan

Tak semua orang peka terhadap beberapa tanda kehamilan, baik tanda-tanda presumtif, tanda-tanda tak pasti hamil ataupun tanda positif hamil.

Tahukan anda? Ketidakpekaan tersebut justru sangat membahayakan perkembangan janin, sebab trimester pertama merupakan awal perkembangan organ-organ terpenting janin.

Apabila anda telah merasakan beberapa tanda kehamilan, segeralah berkonsultasi pada spesialis kandungan untuk melakukan beberapa pemeriksaan awal.

Baca juga
Pantangan Ibu Hamil
6 Faktor Penyebab Keguguran Kandungan
11 Jenis Zat Aditif Pada Makanan Berbahaya Bagi Ibu Hamil & Janin

Dengan memperhatikan dan melakukan poin-poin penting yang telah dijelaskan di atas sejak dari awal kehamilan, maka anda telah menempuh cara terbaik mencegah keguguran tersebut terjadi.

error: Content is protected !!