Tips Hamil

Cara Menghitung Masa Subur Wanita Siklus Haid Teratur

Cara Menghitung Masa Subur Wanita

Cara menghitung masa subur wanita setelah haid agar cepat hamil atau sebaliknya agar tidak hamil bisa dilakukan dengan sistem kalender bagi wanita yang memiliki siklus haid atau menstruasi teratur.

Bagi yang ingin cepat hamil, masa subur dijadikan patokan kapan melakukan hubungan intim karena saat masa subur ovulasi terjadi dan kemungkinan pembuahan sangat besar. Sementara bagi yang ingin menunda kehamilan, masa subur harus dihindari untuk mencegah kehamilan.

Siklus haid normal berlangsung antara 21 hingga 35 hari. Sebagai contoh misalnya hari pertama haid tanggal 15 Januari, maka haid berikutnya tanggal  1 Februari, jadi siklus haid adalah lamanya hari mulai dari 5 Januari hingga 1 Februari, yaitu 27 hari.

Uniknya banyak wanita yang menganggap bahwa masa subur adalah hari ke-14. Ini bisa saja keliru karena ovulasi dan masa subur berbeda-beda setiap wanita, tergantung dari panjang dan teratur atau tidaknya siklus haid tiap individu.

Baiklah, untuk mengetahui masa subur dengan mudah dan akurat maka Anda bisa melihat tabel di bawah ini yang dikutip dari buku cara cepat hamil dr. Rosdiana Ramli lengkap dengan siklus haid, ovulasi, dan perkiraan masa subur setelah haid.

Kalender Masa Subur

Siklus haidOvulasiPerkiraan masa subur
22Hari ke-8Hari ke 7-9
23Hari ke-9Hari ke 8-11
24Hari ke-10Hari ke 9-11
25Hari ke-11Hari ke 10-12
26Hari ke-12Hari ke 11-13
27Hari ke-13Hari ke 12-14
28Hari ke-14Hari ke 13-15
29Hari ke-15Hari ke 14-16
30Hari ke-16Hari ke 15-17
31Hari ke-17Hari ke 16-18
32Hari ke-18Hari ke 17-19
33Hari ke-19Hari ke 18-20
34Hari ke-20Hari ke 19-21
35Hari ke-21Hari ke 20-22
36Hari ke-22Hari ke 21-23

Bagaimana dengan wanita yang siklus haid tidak teratur?

Caranya, Anda harus mempunyai catatan tentang siklus haid selama minimal 6 bulan. Untuk menentukan masa subur, siklus haid terpendek dikurangi 18 dan siklus terpanjang dikurangi 11. Maka hasilnya adalah rentang masa subur Anda.

Baca juga:

Bagaimana, apakah Anda masih bingung menghitungnya? Jangan khawatir, bagi Anda yang siklus haidnya tidak teratur bisa menggunakan metode mengukur suhu basal badan, menilai lendir mulut rahim, dan cara terakhir yaitu pemeriksaan dengan kit ovulasi.

error: Content is protected !!