6 Faktor Penyebab Keguguran Kandungan

Penyebab Keguguran

Hingga saat ini, apa saja yang menjadi faktor penyebab keguguran kandungan dalam sebagian besar kasus kehamilan belum dapat dipastikan. Penyebab terbanyak keguguran adalah faktor dari janin itu sendiri, dan paling banyak karena kelainan kromosom janin.

Namun berdasarkan ilmu medis, beberapa faktor dibawah ini yang dijelaskan pada buku panduan ibu hamil dr. Riyani diduga menjadi penyebab keguguran. Oleh sebab itu Anda mulai berhati-hati dan harus mewaspadai sebelum memutuskan untuk hamil.

6 Penyebab Keguguran Janin

1. Gaya dan pola hidup yang buruk

Selama kehamilan berjalan, Anda harus memperhatikan asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Sebab, asupan gizi akan terbagi dengan janin.

Janin yang tidak mendapatkan asupan gizi cukup tidak dapat berkembang dengan baik, sehingga dapat membuatnya lahir dengan ukuran dan berat di bawah normal atau bahkan mati dalam kandungan.

Begitu pula dengan pola makan yang salah seperti sering mengkonsumsi daging mentah atau daging setengah matang dapat memicu masuknya bakteri-bakteri jahat seperti salmonella ke dalam plasenta.

Gaya hidup yang buruk seperti merokok dan mengkonsumsi alkohol akan sangat membahayakan kesehatan janin. Wanita perokok dan pecandu alkohol memiliki resiko keguguran lebih besar dari pada wanita hamil pada umumnya.

2. Rhesus negatif yang dimiliki oleh Ibu

Rhesus merupakan antigen (protein) yang terkandung pada permukaan eritrosit (sel darah merah. Rhesus terbagi menjadi dua jenis, yaitu rhesus positif dan rhesus negatif. Rhesus positif memiliki kandungan antigen pada eritrositnya, sedangkan rhesus negatif tidak.

Setiap pasangan bisa saja memiliki rhesus yang sama namun ada juga yang memiliki rhesus yang berbeda. Apabila Anda (ibu hamil) memiliki rhesus negatif sedangkan pasangan memiliki rhesus positif, maka hal itu dapat memungkinkan janin memiliki rhesus positif.

Apabila rhesus sang Ibu hamil negatif sedangkan janin memiliki rhesus positif, maka tubuh Anda dapat membentuk suatu antibodi yang dapat menghancurkan eristrosit janin. Hal itu tentu meningkatkan resiko keguguran pada janin.

3. Embrio yang cacat dan pembuahan tak sempurna

Embrio yang cacat dan penggabungan sel telur dan sperma yang tidak sempurna dapat mengakibatkan embrio tidak bisa berkembang dengan sempurna.

4. Faktor Orang Tua

Wanita yang hamil saat berusia lebih dari 30 tahun memiliki resiko keguguran besar daripada wanita yang hamil saat usia subur (minimal berusia 21 tahun).

Resiko tersebut akan meningkat saat wanita mengandung janin pada usia lebih dari 35 tahun. Selain meningkatkan resiko keguguran janin yang akan dilahirkan juga berpotensi memiliki kelainan kromosom.

Sel telur atau sperma mengalami cacat, serta adanya kelainan pada rahim (seperti miom), serta lemahnya leher rahim juga menjadi faktor penyebab keguguran janin.

Ada juga penyakit tertentu yang dapat mengakibatkan keguguran misalnya sindrom antifosfolipid dan lupus. Sedangkan keguguran yang terjadi saat trimester dua ke atas diduga dapat disebabkan karena adanya komplikasi kehamilan dan serviks.

5. Kehamilan Ektopis (Embrio kerkembang di luar rahim)

Kehamilan ektopis merupakan salah satu kelainan kehamilan yang dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Kehamilan ektopis adalah kondisi dimana embrio kerkembang di luar rahim ibunya.

Pada beberapa kasus kehamilan ektopis yang pernah ditemukan, embrio akan berkembang di dalam saluran indung telur (tuba fallopi) atau di dalam indung telur. Sedangkan kasus lainnya pada kehamilan ektopis, menemukan embrio berkembang di leher rahim.

6. Blighted Ovum (Kehamilan kosong)

Kehamilan tanpa embrio atau kehamilan kosong (blighted ovum) juga dapat menyebabkan terjadinya keguguran. Kehamilan kosong merupakan salah satu tanda keguguran yang hampir tidak dapat dideteksi jika tidak menggunakan peralatan medis.

Hal ini disebabkan hanya beberapa Ibu hamil saja yang mengalami gejala pendarahan saat kehamilan kosong menimpa mereka.

Baca juga:
Pantangan Ibu Hamil
Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil Muda?
11 Jenis Zat Aditif Pada Makanan Berbahaya Bagi Ibu Hamil & Janin

Keguguran merupakan suatu mimpi buruk yang tidak diinginkan oleh semua pasangan. Sebab keguguran telah memupus harapan mereka untuk memiliki anak dan menjadi orang tua.

Dengan mengetahui apa saja penyebab keguguran janin yang sering terjadi pada Ibu hamil, semoga Anda lebih berhati-hati dalam menjalani proses kehamilan serta menjaga kesehatan yang juga akan berimbas baik bagi janin.

error: Content is protected !!